Seorang Nelayan di Tolitoli Sulteng Hilang Diterkam Bajul saat Mancing Ikan

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021. Jakarta berantakan

Seorang nelayan di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah balik menjadi korban keganasan buaya mulut yang berkembang biak di sepanjang tepi laut di Kecamatan Ogodeide. Nelayan tersebut hilang karena diterkam serta diseret ke dalam laut oleh buaya muara ketika memancing ikan dengan tombak.

Kapolsek Ogodeide, Iptu Dicky Sutardjo mengatakan korban bernama Iwan (40), seorang nelayan asal Desa Muara Luhur, Ogodeide, Tolitoli. Dari hasil bahan sejumlah saksi mata, bahwa lagak buaya muara yang menerkam korban sangat cepat sehingga korban tak bisa untuk diselamatkan.

“Kejadian itu terjadi Sabtu (26/12) malam. Korban memancing ikan secara menggunakan tombak bersama dua orang rekan nelayan di sekitar 100 meter dari permukaan tepi pantai. Hasil keterangan saksi bahwa buaya muara tersebut cukup besar, pusat kepala yang digunakan korban tampak berputar-putar dan kemudian ditarik ke dalam laut. “ungkap Iptu Dicky Sutardjo kepada detikcom pada Minggu (27/12/2020) malam.

Proses Pencarian Seorang Nelayan dalam Tolitoli Hilang Diterkam Buaya masa Mancing Ikan Foto: dok. istimewa

Atas peristiwa tersebut, sejumlah pihak terkait membuat tim SAR untuk melakukan pekerjaan terhadap korban di sepanjang pesisir pantai Ogodeide. Menurut Iptu Dicky, pencarian dilakukan sejak Minggu dini hari oleh warga di kira-kira kejadian tersebut.

Sementara itu, Kepala Kantor SAR Tanah air Palu, Andreas Johanes mengatakan bahwa pencarian korban diberhentikan sore tadi dan akan dilanjutkan besok pagi. Adapun unsur yang terlibat pada pencarian korban adalah personil Unit Siaga SAR Tolitoli, SAR Polsek Ogodide, TNI dan masyarakat setempat.

“Pencarian dihari prima cuaca cukup baik, namun belum membuahkan hasil. Kami memutuskan buat pencarian diberhentikan ketika memasuki masa agak terlalu sore, karena untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan dari sejumlah buaya mulut yang berkembang biak di bahar. “ucap Andreas.

Diketahui sepanjang tahun 2020, warga dalam Kabupaten Tolitoli yang menjadi objek terkaman buaya muara, sudah berlaku lebih dari 5 kali.

(ibh/ibh)