Sengkang Merah Internasional Cek Masyarakat Intan Jaya yang Tahu Diteror KKB

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021. Intan Jaya – International Committee of the Red Cross (ICRC) atau Palang Merah Internasional mendatangi Kabupaten Intan Jaya, Papua. Kedatangan Sengkang Merah Internasional dalam bentuk mengecek kondisi warga di sana.

“Kementerian Luar Negeri telah memberikan rekomendasi atas rencana kunjungan besar perwakilan Palang Merah Global ke Kabupaten Intan Hebat, ” kata Kapolres Permata Jaya, AKBP Sandi Sultan kepada detikcom , Selasa (16/3/2021).

Sandi menyebut rekomendasi kunjungan Palang Merah Internasional tertuang dalam surat Kemenlu RI Nomor D/00477/03/2021/65. Cabang Palang Merah Internasional langsung memantau kondisi warga pada Sugapa, Intan Jaya.

“Selain mengecek situasi warga, juga memberikan sandaran berupa rompi dan baju dan masker untuk Palang Merah Indonesia (PMI) disini, sembako seperti beras, gula, kopi, teh, minyak goreng, garam, ada juga baju polos baru, obat-obatan untuk warga yang melintas di depan gereja, ” terang Sandi.

Foto: Palang Abang Internasional tiba di Intan Jaya (Dok istimewa)

Sandi mengutarakan perwakilan Palang Merah Global akan menginap di Pastoran. “Penginapan disediakan oleh Gereja Katolik Sugapa, ” sambung dia.

Kesibukan Palang Merah Internasional pada Sugapa berlangsung sejak jam 09. 30-15. 00 WIT. Kunjungan perwakilan Palang Abang Internasional ini dikawal bagian kepolisian.

“Saya turut mendampingi, bersama Kapolsek Sugapa, Kasat Binmas, & beberapa personel anggota Polres Intan Jaya, ” ujar Sandi.

Sebelumnya, situasi di Intan Hebat sempat memanas akibat aktivitas teror kelompok kriminal bersenjata (KKB). Ratusan warga tahu mengungsi ke gereja.

Kapolres Intan Hebat, AKBP Sandi Sultan, mengucapkan warga sempat beramai-ramai menuju gereja, tapi untuk menyembunyikan diri sesaat setelah kontak tempat aparat dengan KKB, bukan mengungsi.

“Warga tidak ada yang mengungsi, mereka hanya menyimpan diri ke gereja, karena takut jangan sampai menjelma korban. Karena beberapa zaman lalu sempat terjadi silih tembak dengan KKB, ” Kata Sandi Sultan ditemui di Mako Brimob Detasemen B Timika, Papua, Sabtu (13/3).

Sandi menambahkan saat ini awak yang mengamankan diri di beberapa tempat sudah pulang ke rumah masing-masing. Pihaknya mengaku saat ini tengah terus bekerja sama dengan TNI dan pemerintah wilayah untuk terus menjaga situasi kondusif di Intan Jaya.

“Warga Permata Jaya menginginkan pembangunan & pelayanan pemerintah yang wajar, sehingga kami menjamin kebahagiaan para pejabat pemerintah. Keadaan ini Bupati rencananya ke Intan Jaya, tadi harusnya sama-sama saya. Tapi sebab beliau sakit, beliau singgah berobat, ” tambah Isyarat. (aud/isa)