Petugas Sekat Akses ke Pekanbaru, Warga Mau Beli Baju Baru Diputar Balik

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Pekanbaru

Penjaga menutup akses masuk ke Kota Pekanbaru sebelum serta setelah masa larangan mudik Idul Fitri atau Lebaran. Penutupan dilakukan setelah kejadian COVID-19 meningkat sebulan final.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Nandang, mengatakan penutupan dilakukan di titik-titik hadir. Ada empat titik dengan akan ditutup dan dijaga ketat agar tidak tersedia warga luar Pekanbaru berjalan.

“Mulai 12 April sudah kami pemisah di pintu-pintu masuk ke Pekanbaru. Pintu masuk awak perketat jelang memasuki jadwal mudik 6-17 Mei, ” kata Nandang, Rabu (28/4/2021).

Nandang mengatakan mudik lebaran resmi dilarang oleh pemerintah. Segenap aktivitas yang berkaitan mudik akan disetop hingga diminta putar balik.

“Dari data kasus COVID-19 Riau ini sangat luhur dan itu ada di Pekanbaru. Makanya kami pastikan tidak ada mudik, termasuk mudik-mudik lokal juga tidak ada, mohon maaf dengan dari luar Pekanbaru akan kami suruh putar balik, ” katanya.

Empat titik penyekatan itu ialah Kulim, Garuda Ajaib, Rumbai dan Kubang. Awak dari kabupaten lain dengan hendak membeli baju gres juga disuruh putar balik.

“Kota Pekanbaru akan lakukan penyekatan di empat titik, baik itu mudik lokal, nasional serta internasional kita tidak izinkan. Pintu-pintu masuk ini kuncinya. Bukan hanya mudik, karakter dari Siak (luar Pekanbaru) saja kita suruh pusing balik. Alasan mau beli baju Lebaran, tidak tersedia itu, kita stetilkan dalam Pekanbaru ini, kita tak terima pemudik, ” katanya.

Nandang menguatkan pihaknya telah memberi imbauan larangan mudik dari kemungkinan ke pintu. Upaya ini, dinilai lebih efektif buat mencegah tidak melakukan pegangan.

“Bukan penyekatan saja, sekarang anggota Bhabin, Kapolsek udah berjalan sampaikan larangan mudik door to door ke rumah warga, ” katanya.

Nandang mengaku tetap berkomitmen melarang warga mudik Lebaran. Dia menegaskan tak tersedia istilah mudik saat Lebaran 2021.

“Tidak ada mudik. Mudik-mudik lokal juga tidak ada, kita sekat semua. Kita tegaskan tidak ada mudik, karena ini demi keselamatan rakyat semua, keselanatan rakyat lebih utama, ” katanya.

“Modus jalan-jalan, pegangan, intinya kalau tidak berkepentingan tidak kami izinkan menghunjam. Begitu juga keluar, awak suruh putar balik, ” sambung Nandang.

(ras/haf)