PD: Gugatan Kubu Moeldoko soal AD/ART 2020 Kadaluarsa!

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta

Kubu Kepala KSP Moeldoko menggugat Partai Demokrat ke PN Jakpus yang salah satunya menuntut perubahan AD/ART 2020. Partai Demokrat menyebut gugatan kubu Moeldoko itu terlambat lantaran seharusnya diajukan 90 hari setelah ditetapkan Kemenkumham.

“Kalau mereka mau gugat ke PTUN masalah anggaran dasar, itu sudah jelas sudah kadaluarsa, ” kata Deputi two Bidang Hukum dan Advokasi Partai Demokrat, Mehbob saat dihubungi, Rabu (7/4/2021).

Mehbob mengatakan kadaluarsanya gugatan itu berdasarkan Pasal 55 UU PTUN yg menyebut gugatan bisa diajukan 90 hari sejak diumumkan dan masuk berita negara. Menurutnya, kini AD/ART Partai Demokrat 2020 sudah berusia 1 tahun.

“Menurut Pasal 55 PTUN itu adalah 90 hari sejak diumumkan dan log in berita negara, ini har mulighed for at sudah 1 tahun lebih. Jadi mereka ini sekarang bukan pakai logika hukum tapi pakai logika mabuk, ” ucapnya.

Mehbob lalu menjelaskan terkait kemungkinan kubu Moeldoko melaporkan AD/ART Partai Demokrat ke pengadilan negeri lantaran melanggar UU Parpol. Menurutnya gugatan itu tidak bisa dibuktikan dan pada akhirnya maka akan kembali ke Mahkamah Partai.

“Kalau sekarang oke mereka nggak gugat PTUN, mereka akan gugat AD/ART di Pengadilan Negeri, nah menurut pasal 5 UU Parpol itu anggaran dasar disesuaikan partainya sendiri, kalau dibilang kita melanggar itu melanggar yang mana? Bisa buktikan tidak? Kalau itu memang bertentangan dengan UU Parpol dan UUD, pasti oleh tim verifikasi Menkumham pasti akan ditolak dan disuruh diperbaiki (saat itu), pasti di Menkumham kan diverifikasi dan bukan langsung disahkan. Kalau mereka gugat AD/ART itu pun juga akan kembali lagi ke Mahkamah Partai, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Mehbob juga menyinggung siapa pihak kubu Moeldoko yang akan menjadi penggugat. Dia memastikan pihak kubu Moeldoko memiliki legal position yang rendah dalam gugatan tersebut.

“Kemudian penggugatnya siapa? Kalau penggugat model Jhoni Allen, Darmizal, Max Sopacua, legal standingnya sudah rendah karea mereka sudah dipecat semua, mereka sudah tidak punya legal standing. Katanya ada DPC-DPC, itu juga sudah anda pecat dan PLT-kan, inch ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Simak Video “Kubu Moeldoko Akan Gugat ke PTUN, AHY: Jangan Gali Lubang Lebih Dalam”:

[Gambas:Video 20detik]