Lailatul Qadar: Doa, Amalan, & Cara Mendapatkannya di Bulan Suci Ramadhan

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Jakarta porakporanda

Rasulullah SAW menganjurkan umat muslim menyiapkan diri menyambut malam Lailatul Qadar dengan memperbanyak i’tikaf dan ibadah.

Tidak heran banyak dengan memperbanyak doa dan amalan menanti datangnya malam Lailatul Qadar. Hal ini disampaikan Quraish Shihab dalam bukunya, Lentera Al Quran.

Quraish Shihab menyuarakan, malam Lailatul Qadar muncul pada bulan Ramadhan jadi bulan penyucian jiwa. Karena itu malam Lailatul Ketentuan diduga Rasulullah datang di dalam sepuluh malam terakhir kamar Ramadhan.

Sebab, ketika itu diharapkan jiwa manusia yang berpuasa selama 20 hari sebelumnya sudah lebih sadar dan lebih suci.

Mengamini hal tersebut, Ustaz Hanan Attaki menuturkan, amalan-amalan terbaik di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan yakni i’tikaf di masjid dan membaca doa Lailatul Ketentuan. Amalan Lailatul Qadar itu dapat menjadi upaya umat muslim menjemput malam kemuliaan tersebut.

Makna i’tikaf secara bahasa yakni berdiam diri. Beri’tikaf merupakan usaha untuk mendekatkan diri (muraqabah) kepada Allah secara penuh ikhlas dan menganjurkan diri kepada-Nya.

I’tikaf biasa dilakukan pada masjid atau mushala. Tatkala selama pandemi, warga harus menjaga jarak di sendi ibadah.

Ustaz Hanan Attaki mengatakan, pilih masjid yang menerapkan aturan kesehatan agar tetap aman dan nyaman saat beribadah.

“Seperti langgar Istiqlal. Jika masjid depan rumah penuh, tidak apa di teras masjid. Bila teras masjid penuh, carilah masjid lain. Jika tak ada, beri’tikaflah di kaca masjid. Tapi usahakanlah untuk mencari masjid yang kita dapat beri’tikaf di dalamnya, ” tuturnya seperti pada detikKultum bersama Ustaz Hanan Attaki: Malam Puncak Lailatul Qadar, Rabu (21/4).

Amalan kedua yakni membaca doa Lailatul Ketentuan seperti ajaran Nabi Muhammad SAW.

Dalam hadits riwayat Imam at-Tirmidzi, dikutip dari Kitab Riyadhus Shalihin Imam an-Nawawi, Aisyah RA berkata,

“Wahai Rasulullah, bagaimana bila aku mengetahui malam Lailatul Qadar, apa yang harus aku ucapkan? ” Dia (Rasulullah SAW) menjawab, “Ucapkanlah, Allahuma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya, Allah sesungguhnya Engkau Sungguh Pemaaf, dan suka meluluskan maaf, maka maafkanlah aku)’. ”

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwan fa’fu ‘anni

Berarti: “Ya Allah, sesungguhnya Tuan Maha Pemaaf, dan Engkau suka memberi maaf, oleh sebab itu maafkan aku. ”

Ustaz Hanan Attaki menuturkan, tetaplah meminta maaf pada Allah sekalipun berdosa zina, riba, meninggalkan doa, pergi ke dukun, syirik, durhaka pada orang tua yang kini telah meninggal karena sifat Allah Maha Pemaaf.

Pada samping itu, Quraish Shihab menuturkan, menemui malam Lailatul Qadar bukan dengan menunggui hingga tidak tidur sepanjang malab. Sebab malam Qadar tidak terbatas untuk yang terjaga saja, seperti dikutip dari bukunya, Lentera Al Qur’an.

Berikut cara mendapatkan Lailatul Qadar:

– Beribadah malam dengan shalat dan tadarus
– Melawan nafsu
– Beribadah di siang hari kepada Allah melalui pengabdian pada bangsa dan negara
– Mendekatkan diri pada Allah
– Menyadari dosa dan kelemahan

Selamat memperbanyak ciri dan amalan baik di bulan Ramadhan sahabat hikmah. Semoga kemuliaan malam Lailatul Qadar menghampiri kita.

(lus/lus)