Ketua KAMI Medan Tersangka Picu Demo Ricuh Segera Disidang

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta

Bareskrim Polri telah melimpahkan susunan serta barang bukti kasus dugaan memicu demo ricuh dengan simpulan Ketua Koalisi Aksi Menyelamatkan Nusantara (KAMI) Medan, Khairi Amri, ke jaksa. Khairi segera disidang.

“Kemarin sudah ditahap besar, tanggal 7 Desember, ” prawacana Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, saat dimintai konfirmasi, Selasa (8/12/2020).

Saat itu, berkas perkara Khairi masih diproses oleh jaksa. Argo tak menjelaskan detail apakah berkas perkara simpulan lain juga telah dilimpahkan atau belum.

Khairi Amri sebelumnya ditangkap di Medan bersama tiga tersangka lainnya, yakni Juliana, Novita Zahara S, Wahyu Rasasi Anak, yang juga aktivis. Khairi diduga berperan sebagai admin grup WhatsApp (WAG) KAMI Medan. Dalam WAG itu, Khairi diduga menyampaikan ujaran kebencian terhadap DPR RI.

“Disampaikan di sini adalah, pertama dimasukkan di WAG itu, ada foto kantor DPR RI, foto kantor DPR RI dimasukkan di WAG itu, kemudian isinya apa tulisannya? ‘Dijamin komplit, jawatan sarang maling, dan setan, ‘ di situ ada tulisannya, ” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Selain itu, Khairi diiduga menghasut anggota grup untuk berbuat rusuh. Dia juga disebut memotivasi agar anggota grup WA tersebut tidak takut untuk membuat rusuh saat demo tolak omnibus law.

Khairi juga sudah buka bahana. Dia mengakui ada ajakan membuat situasi seperti pada 1998.

“Bukan (ujaran kebencian) CERAI BERAI, tapi ada apa ya, ke penguasa pula. Mengajak (demonstrasi) datang chaos. Saya kaget itu, ‘Ayo kita buat seperti ’98’. Tidak ada kayaknya SARA, nggak ada. Cuma ketidaksenangan ke kebijakan pemerintah, apalagi kita sama-sama nggak terang nih omnibus law, tapi kita anggap kita menolak gitu, ” ujar Khairi.

(haf/haf)