Keterangan Tanya Sosok VIP yang Akan Diampuni Trump

Washington DC

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan memberikan amnesti atau amnesti kepada seorang ‘very important person (VIP)’. Namun, Trump belum mengungkap siapa sosok VIP itu.

Seperti dilansir Reuters , Selasa (18/8/2020), Trump menyampaikan hal tersebut kepada wartawan di dalam udara kepresidenan AS, Air Force One, pada Senin (17/8) waktu setempat. Dia tidak menjelaskan lebih perkara siapa yang akan diberi pemaafan itu.

“Akan memberikan pengampunan, besok (18/8), seseorang yang sangat, sangat penting, ” ucap Trump, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Dalam pernyataannya, Trump hanya menambahkan bahwa ‘seseorang sangat penting’ itu bukanlah mantan kontraktor Institusi Keamanan Nasional AS (NSA), Edward Snowden, yang kini tinggal dalam Rusia. Snowden diketahui mengasingkan muncul dari AS setelah didakwa membocorkan informasi rahasia.

Trump juga menyatakan bahwa seseorang tersebut bukan mantan penasihat keamanan nasional AS, Michael Flynn, yang terpikat serangkaian kasus pidana.

Pada Sabtu (15/8) lalu, Trump menyatakan bahwa dirinya tengah mengingat untuk mengampuni Snowden. Diketahui bahwa Snowden didakwa membocorkan sejumlah gembung dokumen rahasia tahun 2013 kepada pers, yang mengungkapkan operasi penyuluhan besar-besaran AS baik domestik maupun internasional.