Isu Kudeta Partai Demokrat Bahkan Membara Usai Jhoni Allen Buka Suara

Jackpot hari ini Result HK 2020 – 2021.

Jakarta awut-awutan

Jhoni Allen Marbun dipecat Partai Demokrat (PD) gegara dituduh terlibat isu kudeta. Kini isu kudeta di kubu Partai Demokrat makin membara sudah Jhoni Allen buka suara.

Jhoni Allen membongkar sejumlah fakta sejarah Partai Demokrat, termasuk perkara cerita diminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merayu Marzuki Alie agar tak lulus ketum PD dan konvensi pemilihan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ketum.

“Setelah Anas Urbaningrum menjadi tersangka, terjadilah KLB pertama atau kongres III Partai Demokrat di Bali tahun 2013 untuk melanjutkan sisa kepemimpinan Anas Urbaningrum hingga 2015 di mana beliau mengatakan hanya hendak meneruskan sisa kepemimpinan Anas Urbaningrum sehingga saya, Jhoni Allen Marbun, diperintahkan sebab SBY untuk membujuk Marzuki Alie yang saat tersebut menjabat ketua DPR untuk tidak maju sebagai pengikut ketuu umum PD, ” kata Jhoni Allen di video, Senin (1/3/2021).

“Padahal, di dalam kongres kedua 2010 meraup suara kedua terbesar setelah Anas Urbaningrum, ” terang Jhoni Allen.

Jhoni Allen: AHY Ke Puncak Minus Mendaki Gunung, Krisis Kepemimpinan

Jhoni Allen menuduh SBY kerap merekayasa kongres pemilihan kepala umum PD. Dia mengungkit kongres di Surabaya beberapa tahun lalu.

“Pada kongres keempat 2015 di Surabaya, SBY merekayasa jalannya kongres agar tempat menjadi calon tunggal sebagai ketua umum Partai Demokrat. Inilah bentuk pengingkaran janjinya terhadap dirinya sendiri & para kader Partai Demokrat di seluruh tanah air. Yang paling meresahkan para-para ketua DPD dan kepala DPC seluruh Indonesia adalah membuat peraturan organisasi dengan mengamputasi hak DPD dan DPC dengan mengambil iuran anggota fraksi DPRD daerah dan DPRD kabupaten tanah air untuk sebagian disetor ke DPP dan hak-hak penentuan pemilihan kepala daerah tanpa ada pertanggungjawabannya, ” ucap Jhoni Allen.

Jhoni Allen juga menyenggol kongres Partai Demokrat yang mengesahkan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sebagai ketua umum. Menurut dia, terpilihnya AHY sebagai ketum merupakan rekayasa SBY juga.

“Selanjutnya pada konvensi ke-V di Senayan, Jakarta, kembali SBY merekayasa metode cara kongres tidak sebati sebagaimana mestinya. Pembahasan dan penetapan tata tertib kesibukan tidak dilakukan di mana salah satu isinya mempercakapkan syarat dan tata cara pemilihan ketua umum. Selain itu, tidak ada laporan pertanggungjawaban dari ketua umum SBY, ” ucap tempat.

“Setelah pidato ketua umum SBY, peserta kongres yang tidak punya hak suara diusir muncul arena kongres. Semestinya, semesta peserta kongres memiliki benar bicara. Padahal hak perkataan hanya digunakan pada saat pemilihan ketua umum atau perbedaan pendapat, ” jelas Jhoni Allen.