Ciri Pemimpin Dunia ke PM Shinzo Abe yang Mundur karena Sakit

Jakarta

Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe, mengumumkan pengunduran diri karena iklim kesehatannya memburuk. Para pemimpin dunia menyampaikan doa terbaik untuk kesembuhan Abe.

Abe dikenal baik karena mampu menjalin persahabatan dengan negara-negara lain. Atas persahabatan itu, banyak pemimpin dunia memujinya.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), menggambarkan kedekatannya dengan Abe sebagai teman. Jokowi mengarang awal pertemuan hingga soal kuatnya hubungan Indonesia-Jepang. Sambil mencolek akun resmi Twitter Shinzo Abe, Jokowi mengucapkan terima kasih. Jokowi serupa mendoakan Shinzo Abe sehat selalu.

“PM Abe merupakan lupa satu pemimpin dunia pertama yang saya temui ketika saya menjabat sebagai Presiden Indonesia pada 2014, ” kata Jokowi.

Presiden Jokowi masa bertemu PM Jepang Shinzo Abe di Hotel Diamond, Manila, Filipina. Abe saat itu memuji iklim investasi di Indonesia. (Foto: Pool/Biro Setpres)

“Di bawah kepemimpinannya, kami menyaksikan hubungan bilateral yang lebih kuat jarang Indonesia dan Jepang, ” tambahnya.

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengaku terkejut atas pengunduran diri Abe. Tempat memberi ‘penghormatan tertinggi’ kepada Abe dan menyebutnya sebagai ‘teman baik’.

“Kami memiliki ikatan yang hebat. Dan saya ngerasa sangat sedih untuknya. Karena tersebut pasti sangat parah. Lihat, baginya untuk mengundurkan diri — dia betul mencintai negaranya dan baginya buat mengundurkan diri, saya tidak mampu membayangkan itu. Dia pria dengan sangat baik dan saya hanya bisa memberikan penghormatan tertinggi saya, ” ucap Trump kepada kuli di dalam pesawat kepresidenan AS, Air Force One, Sabtu (29/8/2020).

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres, pun mendoakan Abe sembuh total. Guterres juga memberikan penghormatan dalam ‘karier istimewa Perdana Menteri… & keterlibatannya yang konsisten dan membikin dengan PBB dalam mengatasi tantangan global’.

Juru cakap Stephane Dujarric, menyebut Guterres punya hubungan yang sangat produktif dengan Abe. Dia merujuk pada kemampuan erat dalam sejumlah isu, terutama inisiatif layanan kesehatan universal.

Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-In, menghormati Abe atas dedikasi bertahun-tahun untuk hubungan bilateral hingga mencapai ‘berbagai pencapaian yang berarti’. Dalam pernyataannya, Moon menyatakan Korsel akan terus bekerja sesuai dengan PM Jepang selanjutnya untuk memajukan persahabatan dan kerja persis kedua negara.

Kanselir Jerman, Angela Merkel, bahkan memuji Abe sebagai pemimpin yang ‘selalu menjadi mitra konstruktif dan dapat diandalkan dalam komitmen bersama untuk multilateralisme, perdagangan bebas, resolusi konflik dan ketertiban’.

“Untuk masa mendatang, saya mengharapkan kesembuhan Anda dengan cepat dan sepenuhnya dan kesejahteraan pribadi, ” tulis Merkel dalam pernyataannya untuk Abe.

Menteri Luar Daerah Inggris, Dominic Raab, memberikan kredit untuk ‘hal-hal hebat’ yang dicapai Abe selama menjabat PM Jepang. “Dia membuat persahabatan Inggris-Jepang diperkuat, yang kami harapkan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Saya harap dia baik-baik saja untuk kemudian, ” ucap Raab.