Buatan Swab Test Ketua KPU Tangsel Diumumkan Usai Pilkada, Ini Alasannya

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SGP 2020 – 2021.

Jakarta awut-awutan

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Dwitoro meninggal dunia dini hari tadi. KPU Tangsel menjelaskan dalil KPU tidak langsung mengumumkan hasil uji swab Bambang Dwitoro yang dinyatakan positif COVID-19.

Pengelola Harian (Plh) Ketua KPU Tangerang Selatan M Taufik menjelaskan Jelas Dwitoro mulai dinyatakan positif Corona pada Selasa (8/12). Ia mengiakan tidak ada yang disembunyikan menghantam informasi tersebut.

“Jadi sebetulnya tidak ada yang disembunyikan dari publik, ” ucap Taufik saat dimintai konfirmasi, Sabtu (12/12/2020).

Taufik lalu menjelaskan keterangan hasil swab test Bambang Dwitoro terakhir diumumkan kepada publik pada Kamis (10/12). Diketahui, pencoblosan Pilkada Spontan 2020 dilakukan pada Rabu (9/12).

“Cuma kan kita tahunya pada jam 18. 30 WIB itu tanggal 8. Sebab karena itu, besoknya pilkada. Artinya, kan juga publik kan tak… kami juga pada saat tersebut mendengar malam, kapan ngumuminnya ? Akhirnya kan betul pelaksanaan di tanggal 10 perdana kita sampaikan kepada publik. Gugus Tugas yang menyampaikan. Konfirmasi kepada kami. Kami mengiyakan, ” jelasnya.

Setelah mendapat informasi mengenai hasil swab test Bambang Dwitoro, Taufik menyebut KPU Tangsel lekas melakukan penyemprotan disinfektan serta menyelenggarakan swab test . Ia menegaskan perihal kondisi kesehatan Bambang Dwitoro memang seharusnya diumumkan oleh Gugus Tugas COVID-19 Tangsel.

“Kami sedang melangsungkan kegiatan-kegiatan itu tanggal 8 tanda 18. 30 WIB, itu gres kami terima informasi itu. Barang apa yang kita lakukan? Ya kita tentu secara internal kita kerjakan meminta untuk disemprot disinfektan, lalu di- swab ulang, sementara kita konsentrasi di dalam pelaksanaan pilkada. Dan yang mengumumkan kepada publik tentu kan tersedia Gugus Tugas yang langsung nge-link masalah kondisi Ketua, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Taufik membaca Bambang Dwitoro sudah beristirahat serta tidak terlibat dalam proses pilkada sejak Kamis (3/12). Menurutnya, sejak itu sudah tidak ada lagi kegiatan interaksi langsung dengan KPU setempat.

“Dari tanggal 3 (Desember) dia sudah kita lakukan isolasi karena merasa sudah tidak enak badan dan lain sebagainya sehingga pada tanggal 3 debat kandidat itu, beliau telah tidak lagi ada interaksi secara paslon, dengan tim pemenangan, maupun dengan media dan publik. Nah, dari situ sebetulnya sudah tak ada lagi interaksi dengan kita, ” katanya.

Dia juga mengatakan Bambang Dwitoro mulai melakukan rawat jalan ke RS Hermina Ciputat akibat keluhan sakit di lambung pada Jumat (4/12). Kemudian, mulai dirawat inap dalam RS Sari Asih sejak Sabtu (5/12).

“Awalnya membentuk beliau mengeluh di lambung. Makanya di rumah sakit (RS Hermina Ciputat) yang di Ciputat tersebut ya. Kemudian dirujuklah ke RSU Sari Asih. Di sana anyar dilakukan rontgen karena ada keluhan nyeri paru-paru. Nah, di rontgen itu dokter baru boleh mendiagnosis ada indikasi paparan COVID. Oleh sebab itu di- swab . Nah, hasil swab- nya keluar jam 8 malam ya, sori, tanggal 8 suangi. Jam 18. 30 (WIB), ” ungkapnya.

Keterangan mengenai meninggalnya Ketua KPUD Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Dwitoro. Menyimak di halaman berikutnya.