Beselan Beracun Dialamatkan ke Gedung Suci AS

Washington DC

Otoritas Amerika Serikat (AS) telah menyadap amplop yang dialamatkan ke Gadung Putih. Amplop itu diidentifikasi berisi racun risin.

Dilansir Associated Press , Minggu (20/9/2020) surat itu dicegat di fasilitas pemerintah yang menyaring surat yang dialamatkan ke Gedung Putih dan Presiden Donald Trump. Investigasi awal menunjukkan amplop terbukti berisi risin, racun yang ditemukan secara alami di nilai jarak, kata pejabat federal.

Pejabat itu tidak berkuasa untuk membahas penyelidikan yang cukup berlangsung secara terbuka dan berbicara dengan syarat anonim.

Sementara itu, penyelidik federal sedang berlaku untuk menentukan dari masa pembungkus surat itu berasal dan siapa dengan mengirimkan. FBI, Dinas Rahasia & Dinas Inspeksi Pos AS menyelenggarakan penyelidikan.

Dalam sebuah pernyataan, FBI mengatakan agen padahal bekerja untuk menyelidiki “surat mencurigakan yang diterima fasilitas surat negeri AS” dan bahwa “tidak ada ancaman yang diketahui terhadap kesejahteraan publik”

Diketahui, seorang veteran Angkatan Laut ditangkap di tahun 2018 dan mengaku mengirim amplop kepada Trump dan anggota pemerintahannya yang berisi bahan pokok risin.

Pihak berkuasa mengatakan pria itu, William Clyde Allen III, mengirim amplop dengan biji jarak ke presiden, Eksekutif FBI Christopher Wray, bersama dengan Menteri Pertahanan Jim Mattis, Direktur CIA saat itu Gina Haspel, Laksamana John Richardson, yang masa itu adalah perwira tinggi Angakatan Laut dan kemudian Sekretaris Legiun Udara, Heather Wilson. Surat itu disadap dan tidak ada dengan terluka.

Pada 2014, seorang pria Mississippi dijatuhi hukuman 25 tahun penjara setelah mengirim surat yang ditaburi risin kepada Presiden Barack Obama dan pejabat lainnya.

(lir/lir)