Ayah Salman Tiba di Megacity Laut Merah Usai Operasi Kantong Empedu

Riyadh semrawut

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dilaporkan tengah ‘beristirahat dan memulihkan diri’ usai menjalani operasi kantong empedu beberapa waktu lalu. Otoritas Saudi memberitakan bahwa Raja Salman membuang letih di megacity NEOM yang tersedia di kawasan Laut Merah.

Seperti dilansir Reuters , Kamis (13/8/2020), Negeri Saudi menyampaikan informasi terbaru perkara aktivitas Raja Salman dalam cara menangkal spekulasi soal kondisi Ayah Saudi berusia 84 tahun belakang.

“Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman, tiba pada NEOM, di mana beliau bakal menghabiskan waktu untuk beristirahat dan memulihkan diri, ” demikian penjelasan singkat kantor berita Saudi Press Agency (SPA).

Televisi nasional Saudi menayangkan momen saat Raja Salman berdiri di atas eskalator saat menuruni pesawat dan kemudian tiba dengan konvoi mobil di tempat yang diyakini Istana Kerajaan Saudi di NEOM, sebuah kawasan di barat laut Saudi yang sedang dalam pengembangan besar-besaran.

Raja Salman diketahui diizinkan pulang dari Rumah Sakit King Faisal pada 30 Juli lalu, sesudah dirawat selama 10 hari sudah menjalani operasi laparoscopic untuk mengangkat kampil empedu.

Dalam cara yang diduga untuk mementahkan rumor soal kondisi kesehatan Raja Salman, sebuah video yang dirilis media nasional Saudi menunjukkan momen era Raja Salman memimpin rapat kabinet secara virtual dari rumah melempem. Tergolong jarang bagi Kerajaan Saudi yang biasanya dipenuhi kerahasiaan, untuk melaporkan secara terang-terangan kondisi kesehatan rajanya.

Megacity NEOM yang dipilih sebagai tempat bubar Raja Salman merupakan proyek kota baru senilai US$ 500 miliar yang benar-benar dibangun dari pokok di sepanjang kawasan pantai barat Saudi. Awal tahun ini, berlaku pemberontakan langka di kawasan itu usai seorang anggota suku setempat ditembak mati oleh pasukan kesejahteraan Saudi. Sang anggota suku tersebut dilaporkan menolak untuk menyerahkan tanahnya untuk proyek tersebut.

(nvc/ita)