3 Kali Lolos, Pria Tersebut Dicokok di Sumsel saat Selundupkan Sabu dalam Pantat

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

Palembang – Polres Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) mencokok seorang kurir narkoba jenis sabu berinisial AL (38). Polisi menyebut pria pokok Riau ini sudah 3 kali menyelundupkan sabu secara cara memasukkan ke di dalam tubuhnya.

“Satu tersangka seorang kurir narkotika jenis sabu ditangkap Satresnarkoba. Tersangka kedapatan menyembunyikan sabu dengan terbungkus di dalam kemaluannya (anus), ” kata Kapolres Banyuasin, AKBP Imam Tarmudi ketika dikonfirmasi wartawan, Sabtu (20/3/2021).

Polisi menggagalkan upaya tersangka AL mencoba menyelundupkan sabu seberat 130 gram. Modus tersebut dilakukan tersangka agar lolos dari pemeriksaan bandara.

“Ya, sabu seberat 130 gram yang disembunyikan tersangka asal Riau itu di kemaluannya, sehingga ia lolos dari pemeriksaan bandara, ” kata Kasat Narkoba Polres Banyuasin, AKP Widhi Andika Darman, ketika dihubungi detikcom .

Dia mengatakan tersangka AL sudah kurang kali menggunakan modus itu. Namun pada upaya keempat, aksi tersangka bisa digagalkan.

“Kita membangun undercover, tersangka ini telah 4 kali lolos lantaran pemeriksaan dengan modus yang sama, di antaranya di Medan, Jambi, Riau, terakhir dalam Palembang dia ditangkap, ” terang Widi.

Kasus ini terungkap, kata Widhi, bermula dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba di Jalan Tengku Ayin, Kenten Laut, Talang Kelapa beberapa waktu cerai-berai.

“Dari fakta tersebut, kita melakukan analisis dan akan menggeledah sendi salah seorang warga, bertanda RS (DPO) pemesan sabu yang dibawa, AL yang baru satu jam muncul di Palembang, ” katanya.

Setibanya di lokasi, lanjutnya, ternyata simpulan RS kabur. Namun, di dalam penggeledahan itu polisi menjumpai barang bukti berupa 4 paket sabu dan tersangka AL.

“Dari keterangan tersangka AL, kalau sabu tersebut adalah miliknya. Sabu ini dipesan RS dari seseorang di Riau inisial ADR, AL ini mengatarkan menggunakan transportasi hawa (pesawat) ke Palembang, ” ucap Widhi.

Widhi menyebut, hingga kini pihaknya terus melakukan perluasan guna mengungkap jaringan tersangka.

“Kita tetap melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan tersangka. serta melacak para DPO, AR dan ADR, ” ujarnya.

Tersangka AL dan barang bukti 4 bagian sabu, 1 unit hp, 1 buah dompet, & 2 lembar tiket motor diamankan di Mapolres.

“Tersangka dan bahan bukti sudah kita amankan guna pemeriksaan lebih sendat. Akibat ukahnya, tersangka AL dijerat Pasal 114 Bagian 2 subsider Pasal 2 Ayat 2 tentang Peraturan RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati serta ancaman penjara paling singkat 6 tahun, ” jelasnya. (jbr/jbr)